Author Archive for

22
Jul
18

Etherape : Pengenalan, Instalasi, Penggunaan


Etherape merupakan salah satu tool standar di dalam jaringan komputer untuk melakukan pengendusan paket dan analisa jaringan berdasarkan kepada protokol, denganm grafikal yang mudah dipahami. Tampilan node pada GUI aplikasi, menunjukkan host dan domain yang terhubung di dalam jaringan. Aplikasi ini berlisensi open source. Pada sejumlah distro Linux untuk kebutuhan penetrasi, tool ini sudah langsung disediakan. Bagi distro lainnya, dapat menambahkan secara manual, misalkan melalui repositori.

Pada salah satu netbook saya, distro yang digunakan adalah Linux Xubuntu, sehingga mutlak Etherape harus diinstal manual melalui repositori. Gunakan perintah berikut ini :

deathknell@my-small-machine:~$ sudo apt-get install etherape

Instalasi Etherape

Instalasi Etherape

Biarkan proses berjalan hingga selesai dengan baik.

Instalasi Etherape selesai

Instalasi Etherape selesai

Jalankan dengan perintah berikut :

deathknell@my-small-machine:~$ sudo etherape

Hasilnya dapat berbeda – beda, bergantung kepada jaringan yang digunakan. Pada capture di bawah ini, diujikan pada jaringan internet salah satu provider melalui smartphone penulis, yang dihubungkan (tethering) ke netbook dan ke perangkat smartphone lainnya yang penulis miliki.

Capture etherape

Capture etherape

 

Sedangkan pada jaringan kampus, hasil yang ditunjukkan oleh Ethereap sebagai berikut :

Ethereap pada jaringan kampus

Ethereap pada jaringan kampus

Pada pengujian ini, secara default, Etherape menggunakan mode IP (Internet Protocol). Anda dapat menggantikan dengan model TCP (Transmission Control Protocol) melalui menu Capture –> Mode –> TCP.

Mode TCP

Mode TCP

Iklan
22
Jul
18

Solusi Untuk Unable To Lock Pada Ubuntu


Ketika sedang melakukan update pada repositori, pernahkah mengalami masalah unable to lock?

Unable to lock pada Ubuntu

Unable to lock pada Ubuntu

Penyebabnya adalah adanya service terkait dengan software yang sedang berjalan pada ubuntu. Ubuntu akan menyimpan semua proses tersebut pada sub direktori lock yang berlokasi di /var/lib/dpkg/lock. Untuk itu, solusinya adalah mengetikkan perintah berikut, agar dapat mengetahui proses mana saja yang menggunakan sub direktori lock tersebut :

deathknell@my-small-machine:~$ sudo lsof /var/lib/dpkg/lock

Hasilnya seperti ini :

lsof: WARNING: can’t stat() fuse.gvfsd-fuse file system /run/user/1000/gvfs
Output information may be incomplete.
COMMAND PID USER FD TYPE DEVICE SIZE/OFF NODE NAME
unattende 2991 root 4uW REG 8,1 0 2099491 /var/lib/dpkg/lock
deathknell@my-small-machine:~$

Pengecekan proses

Pengecekan proses

Artinya, ada proses dengan ID proses (PID) 2991 yang sedang bekerja, sehingga terjadi lock saat melakukan update repositori. Cukup matikan (kill) proses tersebut sesuai dengan PID, melalui perintah berikut :

deathknell@my-small-machine:~$ sudo kill -term 2991
[sudo] password for deathknell:
deathknell@my-small-machine:~$

Kini jalankan sudo apt-get melalui terminal anda. Seharusnya akan berjalan dengan normal.

deathknell@my-small-machine:~$ sudo apt-get update

Atau lanjutkan ke proses upgrade :

deathknell@my-small-machine:~$ sudo apt-get upgrade

sudo apt-get upgrade

sudo apt-get upgrade

Proses upgrade Ubuntu melalui repositori selesai

Proses upgrade Ubuntu melalui repositori selesai

19
Mar
18

Kata Bijak Mengenai Waktu Yang Saya Ingat


Saya lupa di mana tepatnya saya pernah membaca ini, sangat bagus dan menginspirasi saya sejak lama. Kurang lebih seperti ini :
“Orang sukses dan orang gagal itu sama – sama diberikan waktu 24 jam/hari oleh Tuhan. Suka atau tidak suka, waktu terus berjalan dengan pasti. Seiring dengan berjalannya waktu, suka atau tidak suka, anda harus membuat target peningkatan untuk tujuan hidup anda (ex : karir, pendapatan/materi/kekayaan, pengetahuan/ilmu, rumah tangga, dll). Hargai, gunakan, dan investasikan waktunya dengan baik”.

25
Feb
18

Solusi Xubuntu Masuk Desktop Pasca Suspensi


Artikel ini saya ketik seketika setelah ada masalah (ga tau penyebabnya apa πŸ˜€ ) dan terselesaikan berdasarkan “berani coba – coba” πŸ˜€

Jadi ceritanya di notebook Toshiba saya dengan single OS Ubuntu (Xubuntu) biasanya kalo saya melakukan suspend ke komputer, saat nanti dihidupkan kembali, sesi kembali seperti semula (sehingga memudahkan saya melanjutkan pekerjaan). Entah kenapa ketika tiba – tiba sehabis update sistem di Xubuntu, selesai suspend, muncul foto profil akun saya (user image) di desktop dan tidak muncul tombol atau pun menu login ke sistem. Ini aneh πŸ˜€

Solusinya, klik menu ‘Hidupkan ulang”. Kemudian setelah Xubuntu hidup kembali, klik menu pengaturan (gunakan kolom pencarian apabila anda tidak membuatkan shortcur di panel atas), pilih opsi LightGDM GTK+ Greeter Setting. Sistem akan meminta anda login, loginlah dengan password root anda. Selanjutnya matikan opsi user image. Selesai πŸ˜€

Pengaturan

Pengaturan

Matikan opsi user image

Matikan opsi user image

 

kini harusnya normal πŸ˜€

15
Jan
18

Touchpad Terlalu Sensitif di Linux? Ini Solusinya


Ada kalanya di suatu komputer terdapat sedikit hal yang perlu diperbaiki dari pemanfaatan sistem operasi Linux. Pengalaman saya di salah satu komputer saya, yaitu notebook Toshiba, touchpad pada Linux Ubuntu terlalu sensitif (cepat). Searching2, nemu solusinya. Cukup dengan perintah berikut (bisa untuk semua distro Linux) :

putu-shinoda@my-machine:~$ synclient FingerHigh=150

Nilai 150 bisa diperbesar atau diperkecil. Semakin besar, semakin berkurang sensitifnya (dalam hal ini, itulah yang saya inginkan πŸ˜€ )

Perintah di Terminal

Perintah di Terminal

 

Sumber lebih rincinya ada di sini πŸ™‚

Update :

di Xubuntu (XFCE Ubuntu) bisa secara GUI dengan cara berikut :

  1. Buka panel FXCE di pojok kiri atas (standar XFCE).
  2. Ketik settings, maka akan muncul sejumlah opsi, pilih Settings Managers.
  3. Pilih mouse and touchpad.
  4. Pilih setiap tab opsi, atur sesuai kebutuhan anda πŸ™‚

 

07
Jan
18

Menambahkan Desktop XFCE di Linux Ubuntu


Simpel saja, desktop XFCE itu termasuk desktop yang hemat sumber daya (listrik), tampilannya juga ga ndeso2 amat menurut saya πŸ˜€ Performa kerja yang utama πŸ˜€

Bagi yang akan menginstal Linux, bisa langsung unduh Xubuntu di webnya.

Bagi yang sudah terlanjut instal Ubuntu (misal dengan bawaan Unity), masih bisa kok menambahkan XFCE (dan sekaligus mencoba membandingkan performanya πŸ˜€ ) melalui perintah berikut di Terminal Linux anda :

putu-shinoda@my-machine:~$ sudo apt-get install xubuntu-desktop gksu leafpad synaptic -y

Biarkan proses berjalan hingga selesai dengan baik, kemudian restart komputer atau gunakan perintah reboot πŸ™‚

Sisanya, anda bisa memodifikasi desktop XFCE anda agar lebih menarik (theme, conky, dll) πŸ™‚

Tampilan XFCE standar

Tampilan XFCE standar

07
Jan
18

Berbagi File Via Bluetooth di Linux


Artikel ini hasil searching sebagai akibat di Linux Ubuntu secara default tidak memperbolehkan sharing file secara langsung dengan device lain, dengan alasan keamanan.Saya juga baru tau, Linux yang di komputer ini adalah Ubuntu 16.04.3 πŸ˜€

Untuk itu, asumsikan bluetooth di linux Ubuntu dan di device anda (misalkan HP/smartphone) telah aktif, ketiklah pada launcher Unity anda “Personal File Sharing” atau “Berbagi Berkas Pribadi” (tidak menggunakan tanda petik dua).
Jika sudah, kemudian centangi opsi untuk menerima berkas melalui Bluetooth dari device lainnya (diarahkan ke folder Download) dan juga opsi untuk memberikan pemberitahuan apabila file sudah diterima.

Cukup sampai di sini, semuanya beres πŸ˜€

Konfigurasi Personal File Sharing di Ubuntu

Konfigurasi Personal File Sharing di Ubuntu

 










GNU Linux

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 83 pengikut lainnya

Arsip

Info Anda

Statistik Blog

  • 216,166 kunjungan
Iklan