Archive Page 2

21
Jun
17

Upgrade Libre Office 5.3.3.2


Singkat saja, Libre Office jadi lebih powerfull 😀

Khusus untuk netbook saya, unduh dulu versi 32 bit (dan saya unduh juga yg versi 64 bit) di sini :

http://download.documentfoundation.org/libreoffice/stable/5.3.3

saya pakek wget saja dan saya taruh di desktop 😀

Klo sudah, uninstall dulu Libre Office yang di netbook (sudah jadul), gunakan perintah berikut :

bash-4.2# yum remove libreoffice*

Klo sudah, kemudian ekstrak dengan perintah berikut (pindah dulu ke desktop tempat file berada) :

[certain-death@my-small-machine Desktop]$ tar -xvf LibreOffice_5.3.3_Linux_x86_rpm.tar.gz

Ekstrak

Ekstrak

Pindah ke lokasi direktori Libre berada lalu ke sub direktori rpms.

[certain-death@my-small-machine Desktop]$ cd LibreOffice_5.3.3.2_Linux_x86_rpm/
[certain-death@my-small-machine LibreOffice_5.3.3.2_Linux_x86_rpm]$ ls -la
total 40
drwxr-xr-x 4 certain-death certain-death 4096 Mei 4 15:32 .
drwxr-xr-x 15 certain-death certain-death 16384 Jun 21 12:56 ..
-rwxr-xr-x 1 certain-death certain-death 10526 Mei 4 15:32 install
drwxr-xr-x 2 certain-death certain-death 4096 Mei 4 15:32 readmes
drwxrwxr-x 2 certain-death certain-death 4096 Mei 4 15:32 RPMS
[certain-death@my-small-machine LibreOffice_5.3.3.2_Linux_x86_rpm]$ cd RPMS/

Instal semua file .rmp dengan perintah berikut :

[certain-death@my-small-machine RPMS]$ su
Password:
bash-4.2# yum localinstall *.rpm

Install LO terbaru

Install LO terbaru

 

Install LO terbaru

Install LO terbaru

 

Instalasi sukses. Tampilan akhir ciamik (dalam capture sudah ditambah dengan mendeley) 😀

Tampilan Lire Office terbaru

Tampilan Lire Office terbaru

 

Iklan
17
Mei
17

Telegram Desktop di Linux


Telegram ibni powerfull deh, saya sudah bahas dari tahun 2014 lalu di blog ini juga 😀
Tulisan ini cuman membahas cara instal Telegram Desktop (tapi bukan via web browser Chrome lagi yah) di OS Linux, pada contoh ini di Ubuntu.

Pertama – tama akses alamat https://tdesktop.com/linux/

Harusnuya akan langsung mengudnuh file kompresi instaler Telegram Desktop untuk OS Linux 😀 (nama file tsetup.1.1.0.tar.xz). Ekstrak dengan klik kanan, akan terbentuk folder bernama Telegram. Buka Terminal lalu pindah ke lokasi folder Telegram berada (pada contoh ini di /home/teknologi-informasi/Unduhan/Telegram)

teknologi-informasi@teknologi-informasi-udayana:~$ cd Unduhan/
teknologi-informasi@teknologi-informasi-udayana:~/Unduhan$ cd Telegram/

Isi di dalamnya sebagai berikut (2 file binari, kita fokus ke file Telegram aja yah)  :
teknologi-informasi@teknologi-informasi-udayana:~/Unduhan/Telegram$ ls -la
total 73716
drwxrwxr-x 2 teknologi-informasi teknologi-informasi     4096 Mei 15 04:25 .
drwxr-xr-x 6 teknologi-informasi teknologi-informasi     4096 Mei 17 13:26 ..
-rwxrwxr-x 1 teknologi-informasi teknologi-informasi 75282056 Mei 15 04:24 Telegram
-rwxrwxr-x 1 teknologi-informasi teknologi-informasi   190881 Mei 15 04:03 Updater

 

Beri hak akses agar bisa dieksekusi :
teknologi-informasi@teknologi-informasi-udayana:~/Unduhan/Telegram$ sudo chmod +x Telegram
[sudo] password for teknologi-informasi:

klo sudah, jalanin deh :
teknologi-informasi@teknologi-informasi-udayana:~/Unduhan/Telegram$ ./Telegram

Instal Telehgram Desktop di Linux Ubuntu

Instal Telehgram Desktop di Linux Ubuntu

 

Tampilan Telegram Desktop di Linux Ubuntu

Tampilan Telegram Desktop di Linux Ubuntu

 

12
Apr
17

Berbagi Internet Di PC Linux Ubuntu ke HP Android


Sebenarnya artikel seperti ini banyak bertebaran di forum, web, dan blog, tentang sharing internet connection di linux Ubuntu menggunakan ap-hotspot. Saya mendokumentasikannya berdasarkan pengalaman sendiri. Jadi ceritanya pagi ini saya lagi di ruangan bekerja dengan PC All In One Lenovo dan single OS Linux Ubuntu 14.04 LTS 64 bit. Sementara HP saya Samsung J1 dengan OS Android dan koneksi dari provider Three (dual SIM sih, satunya lagi Indosat, tapi belum saya aktifkan). Tiba – tiba internet di hape mati. Setelah dicek, kuota inet sudah habis. Maunya switch ke yang Indonesat. Tiba – tiba kepikir : di PC kan udah ada internet dari kantor, kenapa ga sharing aja?

Googling2, nemu petunjuk dengan cara instal aplikasi Open Source bernama AP-Hotspot. Unduh saja di https://ubuntu.pkgs.org/14.04/webupd8-i386/ap-hotspot_0.3-1~webupd8~4_all.deb.html 😀 9ini yang 64 bit sesuai PC saya). Oya, syaratanya adalah PC yang akan disharing internetnya memperoleh koneksi secara wired yah (melalui kabel).

Setelah unduh file .deb, lalu klik saja, otomatis Ubuntu akan menginstal dengan meminta password root terlebih dahulu. Setelah instalasi selesai, ketik di terminal :

teknologi-informasi@teknologi-informasi-udayana:~$ sudo ap-hotspot configure
Detecting configuration…
Detected enp0s25 as the network interface connected to the Internet. Press ENTER if this is correct or enter the desired interface below (e.g.- eth0, ppp0 etc.):
Langsung saja ketik etho, karena PC yang akan berbagi koneksi internet terhubung melalui etho (kabel jaringan).
eth0
Enter the desired Access Point name or press ENTER to use the default one (myhotspot):
bagibagi

Ini maksudnya ngasi nama untuk koneksi yang akan dibagikan (hotspotnya sih), saya kasi nama bagibagi.
Enter the desired WPA Passphrase below or press ENTER to use the default one (qwerty0987):
anu123

Ini maksudnya ngasi passwordnya.
teknologi-informasi@teknologi-informasi-udayana:~$ sudo ap-hotspot start
Starting Wireless Hotspot…
Memulai berbagi koneksi. Kemudian cek di konfigurasi pada hape (di bagian wifi), biasanya pasti nongol, langsung deh konek 😀

Cara lainnya juga bisa kalo tidak ingin unduh ap-hotspot, yaitu melalui konfigurasi network di pojok kanan atas (kalo Unity), pilih sunting sambungan –> Tambah —> pilih Wi-Fi –> Buat –> pilih mode hotspot –> aktifkan –> selesai 😀

 

30
Mar
17

Selalu Sabar dan Selalu Bersyukur Kepada Tuhan


Di manapun, termasuk juga di jalan raya, harus selalu hati – hati dan ingat berdoa, demi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain (pengguna jalan lainnya). Tadi pagi ada sepeda motor butut mogok mendadak di depan mobil saya, untung mobil saya dalam kecepatan yang dapat dikendalikan dan sudah jaga jarak (demikian juga dengan mobil lainnya di belakang saya). Pemotor memang meminta maaf ke saya dan cepat – cepat menepi agar saya dan mobil lainnya bisa melaju kembali. Marah? Tidak ah, saya maklumi saja. Ada 2 hal :
Pertama, kita memang harus selalu sabar dan berpikir tenang (dengan otak dingin, bukan dengan kepala panas) terhadap kondisi dan masalah apapun. Berpikir positif saja, bisa jadi dia tidak sempat ngecek/service motornya karena sibuk, belum lagi bonceng istri dan anak. Saya juga seorang suami dan ayah, saya merasakan juga. 😉
Kedua, saya pernah ada di posisi dia beberapa tahun lalu, jaman saya masih hidup susah. Iya, makek motor butut juga, yang mungkin sudah beberapa kali mogok di jalan, ban pecah, ngerepotin deh pokoknya. Tapi dengan motor butut itulah saya bisa jualan atau bekerja apapun (yang halal) untuk biaya hidup sekaligus sambil kuliah S2 di STEI ITB (sukur2 saya bisa lulus tepat waktu, IPK 3,80). Saya komitmen pada diri sendiri dan ke pacar saya (istri), susah senang kita lalui bersama. Realistis saja : hidup setelah memutuskan untuk menikah/berumah tangga itu perlu uang, bukan cuman kata cinta saja layaknya orang pacaram. Jadi kami sama – sama selesaikan S2 kami, kerja/ngumpulin duit, nikah, dan mulai mengurus bersama rumah tangga kami. Semua itu ada prosesnya. Itulah hidup.
Hidup itu seperti roda menurut saya, kadang di bawah, kadang di atas. kalo mau bekerja dan berdoa kepada Tuhan YME, roda kehidupan itu akan berputar dari bawah ke atas. Sebaliknya, roda juga bisa berputar dari atas ke bawah. Asalkan kita selalu ingat kepada Tuhan YME, kita pasti bisa tabah dan meyakini Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan umatNya. Selain itu, kita juga akan selalu ingat bahwa kita pernah ada di bawah dan selalu bersyukur kepadaNya, bukan malah jadi sombong.

CMIIW.

30
Mar
17

Menjadi Pembicara di Meetup 14 ID Big Data


Acara Jumat 24 Maret 2017 kemarin, ikut serta menjadi pembicara untuk Meetup ke 14 ID Big Data, bertempat di kampus Udayana Jimbaran Bali.

Poster

Poster

 

Meetup ID Big Data 24 Maret 2017

Meetup ID Big Data 24 Maret 2017

 

Untuk video dapat diakses di sini (video dari pembicara lain juga tersedia) :

Dalam kesempatan ini, selain sambil ramah tamah, juga dibagikan beberapa buku saya dan juga souvenir dari pihak ID Big Data. Jika tidak ada halangan, ke depannya akan diadakan conference mengenai Big Data di Bali. 🙂

30
Jan
17

cara Cepat Format USB Flashdisk Di Linux


Pengalaman ini saya tulis di blog murni untuk berbagi ilmu. Ceritanya, salah satu USB Flashdisk saya (8GB) tiba – tiba tidak terdeteksi setelah dicolok ke komputer  orang lain dengan OS Windows (mungkin terkena virus). Solusinya di sistem operasi Linux, cukup dengan colokkan USB, buka terminal, lalu ketik perintah berikut :

deathknell@deathknell-Dell:~$ sudo mkfs.vfat -I -n ‘PUTU’ /dev/sdb
mkfs.fat 3.0.28 (2015-05-16)
deathknell@deathknell-Dell:~$

Catatan :

Perintah di atas akan memformat habis USB flashdisk dengan memberikan nama (label) PUTU. Direktori /dev/sdb adalah direktori tempat USB flashdisk terbaca pada sistem operasi Linux di komputer penulis. Data pada USB flashdisk terhapus, namun bisa dikembalikan dengan menggunakan Testdisk (dibahas pada artikel lainnya). Untuk mengetahui lokasi USB Flashdisk anda, bisa gunakan perintah fdisk -l ataupun df -h

USB Flashdisk

USB Flashdisk

 

23
Jan
17

Materi Praktek Mandiri Manajemen Jaringan Dan Server


Terlampir softcopy materi Manajemen Jaringan dan Server yang pernah saya ampu, mungkin ada yang memerlukan. Untuk referensi bisa melihat di buku ketiga saya berjudul Handbook Jaringan Komputer (penerbit Informatika, tahun terbit 2014, tersedia di toko – toko buku seluruh Indonesia).

Manajemen Jaringan dan Server










GNU Linux

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya

Arsip

Info Anda

Statistik Blog

  • 205,185 kunjungan