Mengapa Saya Menulis Buku?


“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
[Pramoedya Ananta Toer]

Itulah sebabnya saya meluangkan waktu untuk menulis buku, hingga tidak terasa saat ini sudah ada 5 buku saya yang telah terbit.

Kemudian di dalam membaca, dalam arti membaca semua informasi, berita, yang saat ini berseliweran di dunia internet dan fisik, saya mengutip istilah dari salah satu teman akrab saya (beliau seorang Muslim/beragama Islam), sebagai “Tabbayun”. Diartikan secara harfiah, cek dulu kebenaran sebuah informasi atau berita yg diterima, guna menghindari fitnah dan kebohongan. Itu sebabnya, saya menghindari dan menahan diri untuk tidak sekedar “klik tombol Share” atau komentar terkait berita – berita apapun saat ini, sebelum semuanya jelas.

Meski demikian, kita semua sama – sama manusia biasa. Tidak dapat terhindar dari khilaf. Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan YME. Demikian juga dengan apa yang saya sampaikan, langsung (lisan) maupun tulisan.
CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s