Mahabharata, Ramayana, Purana, Bali kuno, dan Ilmu Modern


[OOT] :
Pada suka baca cerita Ramayana, Mahabharata, atau kisah2 purana (kisah2 kuno Hindu) ? Atau kisah2 Bali kuno spt Kebo Iwa.

Kisah2 ini, antara perdebatan benar tidaknya di mata sejarahwan, ada beberapa hal yg bisa dipandang dari sudut “ilmu modern” :
1. Kelahiran 100 kurawa dari segumpal daging (hasil aborsi Dewi Gandhari, ibu para kuarawa) yang dipotong – potong lalu dimasukin ke 100 mangkuk dan jadi 100 bayi.
Apa bedanya dgn proses bayi tabung dan kloning?
2. Saat pandawa dan kurawa berhadapan – hadapan di medan perang Kurusetra, istana Astina hanya dihuni oleh Drestarata yg buta (ayah 100 kurawa) beserta dgn keponakannya bernama Sanjaya (anak Widura, paman para pandawa dan kurawa).Oleh Bhagawan Byasa, dinding istana disentuh dan dimanterai, sehingga Sanjaya bisa melihat langsung semua jalannya peperangan dari berbagai sudut/wilayah, lalu menceritakannya ke pamannya yg buta itu.
Apa bedanya dgn menonton pertandingan langsung/live show? Plus diberikan kemudahan menggerakkan arah pandang ke mana saja,
3. Kelahiran Karna melalui telinga dewi Kunti saat masih gadis.
Belum ada teknologi spt ini. Paling banter Caesar (bedah perut), itu pun ditemukan di jaman Romawi saat kelahiran Julius Caesar, salah satu kaisar Romawi kuno (Itali sekarang). Namanya diabadikan sbg nama metode ini.
4. Jembatan yg menghubungkan Alengka (Sri Lanka saat ini) dengan daratan India, oleh para “monyet”.
Usianya jauh lebih tua dari piramida Mesir, membuktikan teori Charles Darwin gagal total. Termasuk pasukan “kera” tsb, apakah kera atau manusia purba?
5. Kebo Iwa, konon adalah salah satu patih kerajaan Bali kuno (sebelum Majapahit ekspansi ke Bali dan menurunkan 8 arya yg kini menjadi banyak pedharman di Besakih). Dikisahkan beliau (kebo iwa) tinggi besar melampaui tinggi orang2 jaman itu. Bahkan peninggalan ukiran di tebing2 dekat sunai (wilayah Gianyar saat ini) dibuat oleh beliau dgn menggunakan kukunya saja. Saat tidur pun kaki beliau dan tangannya sangat panjang, badan sangat besar. Kebo iwa berarti paman kerbau, karena badannya sangat besar dan tinggi.
Manusia gigantismekah? Yao Ming adalah contoh gigantisme yg msh hidup dan sukses menjadi pemain basket dunia.

dan lain – lain….

Di internet banyak yg menuliskan ttg hal2 ini dgn berbagai opini dan penjelasan ilmiah mereka. namun tetap Tuhan yg maha tahu segalanya🙂

# jgn lupa, peradaban2 tua lainnya selain India (misal Mesir, China) juga memiliki kisah2 serupa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s