Topik Tugas Akhir/Proyek Akhir S1/D3 Informatika dan SMK Berbasis Linux dan Open Source (Bag 1)


Topik Tugas Akhir/Proyek Akhir S1/D3 Informatika dan SMK Berbasis Linux dan Open Source (Bag 1)

Adanya pertanyaan – pertanyaan yang sering muncul di forum/grup Linux maupun private message ke saya tentang “ada topik/judul Tugas Akhir ga pak/mas untuk informatika yang bisa makek linux buat ngerjainnya?”, membuat saya mencoba menjabarkannya ke dalam tulisan ini dengan pembagian ke dalam “pembuatan perangkat lunak”, dan “sistem operasi”.

Sebenarnya sama saja antara membuat dengan memakai linux dan tidak memakai linux. Bedanya adalah, dengan memakai linux dan open source, ada keuntungan yang diperoleh, antara lain :
1. Jauh lebih aman dan nyaman dari virus, BSOD (Blue Screen of Dead/penyakit utama OS Windows).
2. Relatif aman dari membajak dan menggunakan software/OS bajakan.
3. Tersedia banyak resource (sumber daya) yang bisa anda gunakan di dalamnya. Mencakup library/pustaka pemrograman, IDE pemrograman, aplikasi, panduan, sistem operasi, semuanya bisa bebas anda gunakan dengan mengacu pada aturan/ketentuan/lisensi open source (salah satunya GNU GPL).

Kembali ke topik utama tulisan ini, berikut saya coba ajukan ide – ide di kepala saya tentang apa saja yang bisa anda kerjakan sebagai Tugas Akhir S1/ Proyek Akhir D3/SMK dengan memanfaatkan linux dan open source.
A. Pembuatan perangkat lunak open source
Pada kasus ini, saya tidak akan mengikat, hanya sekedar menganjurkan, bahasa pemrograman dan IDE apa yang bisa dipakai. Saya harapkan aplikasi yang telah dibuat, selain dilepas ke dalam lisensi open source (misal GNU GPL), juga dilengkapi dengan dokumen (misal Read Me), diunggah ke internet (misal ke sourceforge, baik dengan bhs Indonesia, Inggris, maupun keduanya), serta dipaketkan dalam bentuk .deb, .rpm, .tar.gz, sehingga bisa dipakai oleh distro linux apapun.
Berikut yang bisa anda buat :
1. Aplikasi semacam otodidak (http://malsasa.wordpress.com/2013/02/24/otodidak-versi-1-dirilis/) dengan mengkhususkan pada panduan suatu distro tertentu, misalkan distro linux Blankon (http://blankonlinux.or.id/). Saya harapkan nantinya aplikasi tersebut bisa dimasukkan ke repository distro Blankon. Silahkan untuk distro linux lainnya, sehingga sangat membantu para pengguna distro bersangkutan.
2. Seperti poin 1, namun ditambahkan terjemahan ke bahasa daerah. Di satu sisi ikut melestarikan budaya daerah, di sisi lain membantu mereka yg terkendala bhasa asing dan bahasa Indonesia untuk tetap bisa melek IT dan Linux.
3. Text to speech, sehingga saat aplikasi di jalankan, selain menampilkan tulisan terkait panduan yang disajikan, juga menampilkan suara untuk membacakan teks bersangkutan.
4. Aplikasi jajanan lokal, baik suatu daerah (misal kuliner Bandung) atau seluruh Indonesia. Untuk database, jika bisa, user dapat menambahkan dan membagikannya ke pengguna lainnya.
5. Aplikasi penunjuk jalan/lokasi suatu tempat (misal dari kampus ITB ke Bandung Indah Plaza melewati rute angkot apa saja atau melewati jalan apa saja). Saat ini, aplikasi ini tidak hanya di mobile (misal Android) tapi juga bisa di Linux, di mana dengan koneksi internet maupun offline, user dapat terbantu.
6. Aplikasi belajar gamelan daerah (misal gamelan Bali/Jawa, angklung, dll). Aplikasi ini nantinya bisa dipaketkan ke aplikasi pendidikan di Linux.
7. Aplikasi pembantu pembelajaran, sama spt Otodidak (lihat point 1). Bedanya, mengkhususkan pada 1 pelajaran/kuliah, Misalkan matematika, kalkulus, jaringan komputer dasar, pemrograman (bisa makek bahasa apapun), atau sistem operasi?
8. Aplikasi panduan belajar memasak? Bisa membantu kaum hawa dan ibu2 sekalian belajar makek linux🙂 Terserah mau menyertakan berapa jumlah menu di dalamnya dan atau dari daerah/negara mana saja🙂
9. Aplikasi berkaitan dengan agama. Misal di Hindu, bisa mencoba membuat aplikasi kalender Hindu lengkap dengan hari raya, dewasa ayu, rerahinan, otonan, dll. Untuk agama lain sesuaikanlah. saat ini saya banyak menemukan rekan2 lain yg mendevelop untuk umat Islam. Ini bagus, di mana pengguna linux makin terbantu dalam beribadah sambil menggunakan Linux. Diharapkan umat agama lainnya juga bisa memperoleh aplikasi serupa sesuai dengan agama masing – masing, sebab saat ini penerapan IT mencakup semua bidang (termasuk agama) dan sangat membantu.
10. Dll, nanti saya update lagi🙂
Untuk bahasa pemrograman saya merekomendasikan java, php, c, python, dll, bebas terserah anda beserta dengan IDEnya dan databasenya jika diperlukan. Ingat, di Linux itu semuanya tersedia, gunakanlah sesuai keperluan dan selera anda.

B. Sistem operasi
Dalam hal ini saya merekomendasikan remastering linux (bebas distro apapun), boleh klo BLFS. Yang utama apa topik remastering anda. Alangkah bagusnya jika bisa berkembang/diteruskan pengerjannya ke depannya. Berikut beberaap ide saya :
1. Remastering linux untuk pengenalan objek wisata suatu daerah. Misalkan remastering distro linux (misal Ubuntu) untuk pengenalan wisata di Bali. Berarti di dalamnya hapuslah aplikasi – aplikasi default yang tidak berakitan, sehingga ruang menjadi lebih lega/hemat (misal bahasa asing/aplikasi hacking/office/permainan, dll). Kemudian konsepnya, lengkapi dengan tema tentang Bali, aksara Bali (sehingga user bisa mengetik dengan aksara Bali), pilihan bahasa Bali untuk tatap muka, sound gamelan Bali, serta tambahan info video/foto objek wisata dan keterangan lainnya, bisa diakses offline (live DVD/CD/USB) dimana pengguna cukup membuka aplikasi web browser (misal Firefox) dan sistem akan meload semua file di localhost.
2. Hal yang sama spt poin 1, sesuaikanlah dengan daerah yang anda pilih dan kembangkan ide – ide anda.
3. Remastering Linux khusus untuk pembelajaran, misal Kimia, Fisika, Pemrograman, jaringan, desain grafis, matematika, dll.
4. Remastering distro khusus untuk lansia/anak – anak, tuna netra, dll.
untuk aplikasi remastering, distro yg digunakan, anda bebas memakai pilihan yang ada. Bisa dikembangkan dengan menambahkan aplikasi/karya anda sendiri ke dalam distro remastering anda tersebut, baik aplikasi paket linux, gambar, video, tema, wallpaper, dll.

Untuk bidang jaringan komputer, keamanan sistem, sistem informasi, database, grafika citra/desain grafis/animasi, akan menyusul yah dalam tulisan selanjutnya. Atau silahkan beri pendapat/ide, semakin banyak ide semakin baik.😀

3 thoughts on “Topik Tugas Akhir/Proyek Akhir S1/D3 Informatika dan SMK Berbasis Linux dan Open Source (Bag 1)

  1. bli, sekedar saran aja nih? bagaimana mengembangkan prototipe mini komputer seperti layaknya respberry pai dan didalamnya sudah di bundle dengan OS remaster linux, dan semua itu digarab oleh anak-anak SMK, karena menurut saya mini komputer seperti tidak sebatas sebagai komputerisasi dekstop saja, bisa untuk keperluan robotika saja, sehingga dapat menunjang kelangsungan dari pembelajaran siswa khususnya dan kemajuan teknologi di Indonesia pada umumnya,
    satu lagi, jika perlu Kita harus punya remastering OS linux untuk mobile dan PC tablet, walau saya rasa IGN OS sudah lebih dari cukup,
    karena menurut saya perbedaan yang besar jika harus remaster OS Mobile/tablet, contohnya saja Android menjadi Android-x86 yang sintaks console nyata tidak selengkap dengan OS Linux Dekstop, jadi terpaksa harus compile sendiri untuk mengenali driver hardware dari masih pheriperal, segitu aja saran dari ane bli😀
    mangstabs artikelnya

  2. koreksi komeng di atas😀
    bli, sekedar saran aja nih? bagaimana mengembangkan prototipe mini komputer seperti layaknya respberry pai yang didalamnya sudah di bundle dengan OS remaster linux, dan semua itu digarab oleh anak-anak SMK, karena menurut saya mini komputer seperti itu tidak sebatas sebagai komputerisasi dekstop saja, bisa untuk keperluan robotika , sehingga dapat menunjang kelangsungan dari pembelajaran siswa khususnya dan kemajuan teknologi di Indonesia pada umumnya,
    satu lagi, jika perlu Kita harus punya remastering OS linux untuk mobile dan PC tablet karya anak bangsa, walau saya rasa IGN OS sudah lebih dari cukup,
    karena menurut saya perbedaan yang besar jika harus remaster OS Mobile/tablet, contohnya saja Android menjadi Android-x86 yang sintaks console nyata tidak selengkap dengan OS Linux Dekstop, jadi terpaksa harus compile sendiri untuk mengenali driver hardware dari setipa pheriperal yang terpasang, segitu aja saran dari ane bli
    mangstabs artikelnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s