Mengecek Upstream Downstream di Linux


Saat saya berselancar ke Kompasiana untuk menulis artikel teknologi, pandangan saya tertuju kepada sebuah artikel bagus yang dibuat oleh rekan sesama pengguna dan penggiat Linux dan open source. Bagus juga, dan menarik untuk saya coba dan dokumentasikan🙂

Pertama, tentunya dengan koneksi internet dan sebuah terminal dengan akun root (super user, setelah mengetikkan sudo su), saya mengetikkan command di bawah ini :
root@my-machine:/home/putu-shinoda/# apt-get install netspeed
Sedang membaca daftar paket… Selesai
Membangun pohon ketergantungan
Membaca informasi yang tersedia… Selesai
Paket BARU berikut akan diinstal:
netspeed
0 dimutakhirkan, 1 baru terinstal, 0 akan dihapus dan 367 tidak akan dimutakhirkan.
Perlu mendapatkan 357 kB dari arsip.
Setelah operasi ini, 1.364 kB ruang kosong harddisk akan digunakan.
Menerima:1 http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ natty/universe netspeed i386 0.15.2-2 [357 kB]
Mengambil 357 kB dalam waktu 35detik (10,1 kB/s)
Memilih paket netspeed yang sebelumnya tidak dipilih.
(Sedang membaca basis data … 380764 berkas atau direktori telah terpasang.)
Sedang membuka paket netspeed (dari …/netspeed_0.15.2-2_i386.deb) …
Sedang memproses pemicu untuk hicolor-icon-theme …
Sedang memproses pemicu untuk man-db …
Sedang menata netspeed (0.15.2-2) …
root@my-machine:/home/putu-shinoda/#

Jika merasa sulit dengan sesi terminal, bukalah Ubuntu Software Center di menu Aplikasi.🙂

netspeed software center

netspeed software center

Setelah proses instalasi netspeed berjalan sukses, kini menaruhnya di panel atas. Cukup dengan klik kanan –> Add to panel/Tambahkan ke panel, kemudian ketikkan nama netspeed, maka aplikasi akan muncul. Ini untuk memudahkan aplikasi dipanggil dan dijalankan otomatis. Jika belum muncul saat disearch/ketik, restart dulu Ubuntu anda🙂

tambah ke panel

tambah ke panel

add netspeed panel

add netspeed panel

netspeed panel

netspeed panel

6 thoughts on “Mengecek Upstream Downstream di Linux

  1. terima kasih tutorial nya ya kak🙂

    saran boleh ya ? screen shot nya kurang gede,
    besuk kalau tutorial screenshot nya yang besar – gambar screenshot di resize minimal lebar nya 500 pixel biar jelas tulisan/ gambar pada screenshot nya ,
    atau bisa gambar screenshot nya dicut – untuk ditampilkan pada gambar yang menjadi pokok bahasan

    Aku selalu mengikuti kakak , karena aku udah jadi follower blog nya kakak😀

  2. Ping-balik: /home/andi » Blog Archive » Mengecek Upstream Downstream di Linux

  3. Ping-balik: Mengecek Upstream Downstream di Linux ← Tech Adverts

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s