Silicon Valley dan Maribaya Bandung


Silicon Valley, siapa yang tidak pernah mendengar kawasan itu?

Saat pagi hari yang cerah, mengikuti mata kuliah Rekayasa Perangkat Lunak Lanjut oleh Bapak Arry Ahmad di magister Informatika ITB, Silicon Valley itu diucapkan lagi oleh beliau. Dari yang beliau sampaikan mengenai silicon valley tersebut, ane jadi bermimpi, seandainya Indonesia punya kawasan yang sama besar dan sama fungsinya dengan Silicon Valley dalam hal pengembangan IT. Dan entah mengapa, suasana Bandung nan sejuk di datarana tinggi ini mengingatkan ane dengan kawasan bernama Maribaya di tataran Sunda juga di bidang IT. Secara topologi tempat tersebut mirip dengan Silicon Valley.

Seandainya saja indonesia memberikan 1 kawasan, entah di propinsi mana, tentu akan menguntungkan kita sendiri. Kita tidak perlu membeli perangkat lunak berbayar atau membuang uang ke luar negeri. Cukup buat saja/rakit di Indonesia, tarik orang – orang pintar Indonesia yg pernah menimba ilmu dan bekerja di bidang IT di luar negeri, beri pekerjaan dan kedudukan yg layak untuk menghimpun orang2 di bidang rekayasa perangkat lunak dan perangkat keras. Bangalore di India menggunakan taktik itu memanfaatkan komunitas India yg bermukim di USA sbg pintu utamanya. Cina juga.

Dan, baik perangkat lunak open source maupun berbayar, keduanya bisa diletakkan di kawasan ini untuk didistribusikan hasilnya ke seantero Indonesia. Ini belum termasuk manufaktur perangkat keras. Kesempatan itu ada dan bukan mimpi🙂

Tapi perhatikan wilayah yg sempit dan penduduk yg banyak. Silicon valley adalah kawasan luas yg mampu memuat ratusan vendor perangkat lunak dan keras, belum lagi sisi lainnya (pemukiman tenaga2 IT, dll).

Kawasan lain di Indonesia memiliki potenasi yg besar untuk dijadikan seperti silicon valley. Perlu peningkatan sarana transportasi dan komunikasi sbg syarat utama agar bs terhubung dgn wilayah lain dlm negara kepulauan ini. Meski pada judul saya mengatakan “Maribaya Bandung”, namun bukan berarti (jika diwujudkan oleh pemerintah) harus di pulau Jawa lagi. saya lebih cenderung memberikan kesempatan ini ke wilayah lain selain Jawa dan Bali, jika ingin pemerataan penduduk dan pembangunan🙂

Seandainya saja, pusat pemerintahan, ekonomi, budaya, IT, dll, tidak dipusatkan di satu tempat saja, pembangunan di Indonesia akan merata.

Selama ini, segala hal terpusat di Jakarta. Jgn salahkan jika daerah itu kian padat, daerah lain bahkan ada yg minim penghuni bahkan tak berpenghuni. Belum lagi masalah sosial dan lain, misal banjir dll.

Kunci utama : sarana transportasi dan komunikasi harus dibuat merata di seluruh wilayah Indonesia, jika menginginkan pembangunan yg merata di Indonesia, di segala bidang.

Berikan kesempatan ke daerah- daerah lainnya, di luar Jawa dan Bali. Kita sama – sama Indonesia, bersatu membangun negeri ini, pembangunan yg merata dari ujung barat hingga ujung timur.

4 thoughts on “Silicon Valley dan Maribaya Bandung

    • Yp benar😀
      Bali camp dan mitrais, tp mereka lebih ke sebuah software house perorangan bukan? Yg aku maksud, bagaimana jika di indonesia, entah di propinsi mana, tp lebih bagus jika bukan di jawa dan bali (agar bs memberikan kesempatan ke daerah2 lain, cek kembali di tulisanku), sebuah kawasan yg luas dan bear, dimana di dalamnya semua software house maupun produsen perangkat keras, ngumpul jd satu, mendistribusikan porduk2nya, minimal di dlm negeri (Indonesia), lebih bagus lagi jika bisa go internasional.

      Tidak masalah apakah open source maupun berbayar atau keduanya kumpul jd satu disana, untuk kasus perangkat lunak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s