XAMPP di Linux dan Otomatisasi


Ngeblog lagi, di saat liburan ngajar di kampus dan kerjaan di kantor lagi dikit, ada job sampingan nih, ga jauh jauh juga dari dunia Linux dan FOSS, he2, lumayan😀

Sisfo inventori dan kasir menggunakan PHP Point of Sale

Sisfo inventori dan kasir menggunakan PHP Point of Sale


Awalnya gw lupa apa gw pernah nulis artikel beginian sebelumnya, he2😀
Dan nih artikel gw ketik setelah gw selesai ngerjain kerjaan sampingan, setup sebuah PC biasa dengan OS Linux IGOS Nusantara menjadi sebuah PC desktop biasa merangkap PC server biasa untuk menjalani kegiatan office, printing, dan tentu saja sebagai sebuah web server untuk menjalankan sebuah aplikasi inventori sistem merangkap kasir berbasis web. Bisa dijalankan via jaringan lokal maupun standalone, he2😀

Untuk aplikasi inventori sistem merangkap kasir, silahkan gunakan PHP Point Of sale, unduh saja di webnya http://www.phppointofsale.com, lengkap bersama doukmentasi dan forum diskusi. Atau silahkan googling untuk beragam aplikasi sejenis yang free and open source tentunya🙂

Untuk sistem operasi, gw makek distro Linux IGOS Nusantara, kebetulan gw makek versi 2009, but it;s not problem🙂 Ambuil aja di situsnya dan ada banyak mirrornya. Nih distro buatan anak Indonesia, turunan Fedora, basis Red Hat. Untuk keperluan sehari hari, misal multimedia, perkantoran, internet, desain grafis, dan sebagainya, distro ini sudah cukup memenuhi kebutuhan tersebut.

Tampilan standar desktop IGOS Nusantara 2009

Tampilan standar desktop IGOS Nusantara 2009

Desktop effect

Desktop effect

Untuk aplikasi server, gw makek XAMPP aja, biar lebih simpel😀
Cukup pergi ke situsnya di sini, download, trus letakkan misal di /home/user/, lalu buka terminal, login sebagai root, dan ketik tar -xzvf nama_file_xampp.tar.gz -C /opt
Biarkan proses ekstraksi berjalan. setelah selesai, ketikkan /opt/lampp/lampp start, maka 3 service akan dijalankan langsung : apache. mysql, dan phpmyadmin.

Dan seperti langkah pada umumnya, proses instalasi dan konfigurasi PHP Point of Sale dan databasenya pun dilakukan di /opt/lampp/htdocs dan berjalan sukses, dalam hal ini client meminta menjalankan secara standalone (1 komputer saja, via browser).

Permasalahan muncul saat komputer dimatikan atau direstart, dimana saat hidup kembali, kita harus mengetikkan kembali command tadi. Bagi gw sih ga masalah, tapi menjadi masalah bagi end user yang pengen cepat ataupun yang ga ngerti dan hafal command command linux.

Gw googling dan nemu solusinya di FAQ nya XAMPP. gw penganut aliran RTFM alias Read The F*ckin/Fine Manual dan FAQ alias jangan langsung nanya, cari dulu solusinya dan baca dulu manual yang disertakan.

Fine, akhirnya solusi ditemukan.
Langkah-langkahnya, sesuai FAQ yg gw baca, sbb :
1. Buka terminal. Login sebagai root. Karena gw berbasis red Hat, cukup ngetik su, masukin password.
2. Ketik egrep :initdefault: /etc/inittab, lalu baca angka yang muncul, biasnaya sih klo ga 3 yah 5😀
3. Klo udah, ketik cd /etc/rc.d/rc3.d (untuk no 3 dan 4 ini, angka 3 bisa diganti 5 atau angka apapun yang ditampilkan dari hasil command no 2 di atas).
4. Kadang klo ga ketemu, bisa ganti dengan /etc/init.d/rc3.d dan /etc/rc3.d
5. Lalu ketik 2 command ini bergantian yah😀
ln -s /opt/lampp/lampp S99lampp
ln -s /opt/lampp/lampp K01lampp
6. Lalu setting di browser agar secara default ke alamat web kita, dalam hal ini gw makek Mozilla, ke alamat http://127.0.0.1 (gw naruh langsung di root web), pengaturan Firefox di Edit –> General –> paste di kolom Home Page.
7. Kini restart atau matikan PC. Kemudian setelah hidup, seharusnya saat ente menjalankan browser, akan langsung menjalankan server dan database dan menampilkan sistem inventori di browser.

Hal ini sangat membantu karyawan dari client gw yang menggunakan sistem ini tanpa harus mengetikkan atau tahu mengenai command Linux.

Udah jadi kebiasaan gw saban selesai ngerjain suatu hal melakukan dokumentasi, agar sewaktu – waktu bisa digunakan lagi (misal klo tiba tiba lupa😀 ) atau ada orang lain yang punya masalah serupa.

Keep sharing🙂

NB :
Untuk pengguna Ubuntu, silahkan mencoba 4 langkah berikut😀
1. sudo su, masukin pass root.
2. cp /opt/lampp/lampp /etc/init.d/lampp
3. ln -s /etc/init.d/lampp /etc/rc2.d/S86lampp
4. ln -s /etc/init.d/lampp /etc/rc3.d/S86lamp

6 thoughts on “XAMPP di Linux dan Otomatisasi

    • Bukan optimasi gan, tapi otomatisasi, bikin xampp jalan otomatis saat komputer berbasis linux (yg dijadikan sbg server web) dijalankan, he2🙂

  1. Ping-balik: Membuat XAMPP berjalan ketika startup di ubuntu « Ando Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s