Nyedot di Linux


Sebagai seorang netter (maaf, maksud saya, doyan berlama-lama di depan PC dengan sebuah koneksi internet), keinginan untuk sedot menyedot aka download suatu file sangatlah menggoda (selain juga perlu😀 ). Entah apakah file itu untuk kita sendiri, titipan teman, dan terlepas file tersebut berupa audio, video, gambar, dan sebagainya (dan terlepas apakah dalam suatu jaringan kita telah mensabotase jatah bandwith client lainnya😀 ).

Aplikasi untuk mempercepat (accelerator) download banyak ditemukan baik di sistem operasi Windows maupun Linux (penulis belum mengetahui untuk sistem operasi lainnya). Untuk sistem operasi Windows, sejauh yang penulis ketahui, aplikasi downloader seperti IDM (Internet Download Manager) memberikan kemampuan dalam meningkatkan kecepatan kita untuk mendownload (unduh) suatu file di internet. Sayangnya, aplikasi ini harganya mahal (dalam pandangan penulis), kecuali anda mau menggunakan bajakan (penulis tidak menyarankan hal ini, karena programmer pun perlu uang untuk hasil kerja kerasnya dan kita harus menghargai hal ini, meski di satu sisi kita juga memerlukan aplikasi tersebut).

Nah, di dunia Linux, dengan segala hal yang berbau open source dan free (free dalam hal ini kebebasan, bukan berarti free of charge alias gratis, meski banyak yang masih menyamakan hal itu), juga tersedia banyak aplikasi serupa. Via tulisan ini, penulis mencoba memberikan dua buah contoh aplikasi pemacu kecepatan download anda di Linux, terlepas distro apa yang anda pakai. Aplikasi pertama bernama Prozilla dan dijalankan di menu teks (konsole/terminal). Aplikasi kedua bernama Downloader for X yang berbasis GUI. Silahkan dicoba sesuai cita rasa anda masing-masing (GUI atau teks mode).

1. Prozilla.
Silahkan download kedua buah file (file rpm, silahkan cari versi paket ataupun deb) di sini, kemudian letakkan di sembarang lokasi, misal di /home/8yt35c0d3
Kemudian lakukan proses instalasi file rpm :
[root@astina-pura 8yt35c0d3]#rpm -ivh prozilla-1.3.6-1.i686.rpm
[root@astina-pura 8yt35c0d3]#rpm -ivh prozilla-1.3.6-1.src.rpm

Kemudian jalankan dengan cara proz -r (URL).
Misal dalam hal ini penulis mencoba mendownload file update-an AV Norton titipan teman di : http://definitions.symantec.com/defs/20090914-003-v5i32.exe
Maka command yang dijalankan :
[root@astina-pura 8yt35c0d3]#proz -r http://definitions.symantec.com/defs/20090914-003-v5i32.exe
Proses download akan ditampilkan di layar terminal/konsole anda. Secara default, file hasil download disimpan di lokasi anda menaruh kedua file rpm tadi. Untuk menentukan lokasinya, misal di /home/8yt35c0d3/, ketikkan :
proz -r http://definitions.symantec.com/defs/20090914-003-v5i32.exe /home/8yt35c0d3/

Berikut capturenya :
install

Jika ingin mengubahnya, edit file di /etc/prozilla.conf
Untuk keterangan lainnya, termasuk juga manual, silahkan mengacu pada web atau via terminal/konsole dengan perintah : [root@astina-pura Desktop]# man prozilla

Ini capture saat proses download (di layar konsole) :
sedot via prozilla

dan konfirmasi saat proses download selesai :
sukses

2. Downloader for X.
yang ini berbasis GUI, mirip banget ama IDM. Penulis melakukan pengujian untuk kedua downloader ini di Fedora 8, dimana dalam hal ini Downloader for X telah ada secara default di repositorinya. Jika belum ada, silahkan download terlebih dulu di sini atau searching untuk mirror lainnya.
Berikut capture aplikasi ini saat dijalankan :
Downloader for X

Bagaimana cara menggunakannya?Cukup mudah. Kopikan alamat file yang akan di download, kemudian klik File, kemudian New Download, lalu masukkan alamat file di kolom URL, kemudian masukkan (pilih) lokasi file akan disimpan, trus klik download deh. Lakukan setting lainnya jika dirasa perlu.
Berikut capturenya :
Mo nyedot

Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan Lomba Blog Open Source P2I-LIPI dan Seminar Open Source P2I-LIPI 2009.

7 thoughts on “Nyedot di Linux

  1. Haiiyaahh…..>_____<
    Kek di kaskus ajah ane bikin trit😀

    Hm, di kampus qta tuh kan makek sistem VPN untuk aturan koneksi ke luar (internet). Setahu ane, dgn adanya VPN itu (serta proxy), selain mengatru jatah bandwith tiap user, juga qta punya 2 IP (yg 1 private, yg 1 lagi public, bisa cek dgn ifconfig atau ipconfig).

    Pointnya kudu menggunakan VPN jika ingin koneksi internet di kampus, kecuali klo maek broadband😀

    Install ajah VPN client for linux, kan banyak tuh yg bahas di Students dan Pinguin. Untuk jatah (500MB/bulan/user) bisa diakali dgn "menggunakan" akun VPN mahasiswa/i lainnya, atau klo ada yg baik hati menyumbangkannya😀

    Hihi….

  2. Klo tanpa VPN, di kampus qta kan cuma bisa intranet aja gan?
    Ya udah, tinggal jalanin saja salah satu aplikasi di atas secara intranet🙂

    • Makasi boz atas tambahannya🙂

      Sip2.

      Oya, aria2 juga bisa dipakai, coba aja di ubuntu (atau distro lain) ketik man aria2 untuk manualnya, klo blm ada aria2, install dulu😀
      Masih command line based tapi ga kalah ama IDM🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s